Rabu, 20 April 2011

MENEJEMEN KAS PERUSAHAAN



Modal kerja bagaikan nyawa bagi perusahaan. Sama seperti halnya manusia, tanpa nyawa kita tidak akan bisa hidup. Yang merupakan nyawa dari sebuah perusahaan atau modal kerja perusahaan adalah aktiva lancar yang tediri dari kas, piutang, dan persediaan. Pada tulisan ini saya akan membahas sedikit tentang kas dalam perusahaan.
Sebagai manusia uang memegang peranan penting untuk kelangsungan hidup. Kita membutuhkan uang untuk membayar dan membeli kebutuhan kita sehari – hari. Misalnya, untuk makan, membeli pakaian, membayar uang kuliah dan lain – lain. Sama halnya dengan perusahaan. Kas adalah harta yang dimiliki perusahaan yang bersifat likuid atau dapat dicairkan sewaktu – waktu jika dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan finasial suatu perusahaan. Pengeluaran kas dalam suatu perusahaan dapat bersifat terus menerus ataupun tidak. Pengeluaran yang terus – menerus misalnya berupa pembelian bahan baku dan membayar gaji pegawai. Sedangkan untuk pengeluaran yang tidak terus – menerus misalnya pembayaran biaya membetulkan mesin, penggantian aktiva tetap, dan biaya – biaya yang tak terduga.
Tujuan perusahaan menyimpan kas adalah:
-          Kebutuahn Transaksi
Dari judulnya saja sudah jelas yaitu transaksi, sudah pasti penggunaan kas sebagai pembayaran untuk segala sesuatu yang mendukung jaannya operasional perusahan, yang paling mudah dimengerti misalnya untuk pembelian dan penjualan.
-          Kebutuhan untuk Berjaga – jaga
Kebutuhan berjaga – jaga maksudnya adalah kas digunakan untuk pembayaran yang dilakukan pada biaya yang tidak terduga di masa depan.
-          Kebutuhan untuk Berspekulasi.
Kas digunakan untuk berspekulasi maksudnya kas yang ada di perusahaan bisa sewaktu – waktu memiliki nilai yang tinggi yang dapat menjadi pelindung atau alat yang digunakan perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan yang menguntungkan.
Masalah ekonomi yang berbunyi bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan alat pemenuhannya terbatas. Permasalahan ini juga sering terjadi dalam perusahan. Seringkali perusahaan menghadapi kondisi yang menyulitkan yakni perusahaan dituntut untuk terus beroperasi, membayar gaji karyawan, membayar tagihan – tagihan namun kas yang tersedia tidak mencukupi. Memang masih ada alternatif yang bisa digunakan dalammenghadapi situasi tersebut misalnya dengan behutang atau menjual aset yang dimiliki. Tentunya hal ini dapat berpengaruh besar bagi perusahaan. Perusahaan jadi lebih sering berhutang dan aset yang kita miliki lama – lama berkurang. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk dapat melakkan meneemen kas dengan baik.
Menejemen kas yang baik adalah bagaimana kita bisa mengatur kas dengan baik mengatur baik dalam hal komposisi dan lainnya. Jumlah kas yang banyak tidak selalu menunjukkan bahwa perusahaan dalam keadaan yang baik. Karena apabila jumlah  kas yang terlalu banyak dapat menyebabkan kerugian pada opportunity cost. Kekurangan kas pun juga bisa juga merugikan perusahaan yakni sudah jelas terganggunya operasional perusahaan yang berdamapak pada keuntungan yang didapat dan kelangsungan perusahaan. Sehingga menejemen kas yang baik dapat memperkecil resiko yang akan terjadi tanpa  mengganggu likuiditasnya.
Fungsi utama manajemen kas adalah merencanakan dan memanfaatkan kas agar penggunaannya dalam perusahaan bisa maksimal. Cara yang harus diterapkan adalah:
-          Meningkatkan pemasukan kas melalui penjualan dan pembayaran piutang.
-          Mengurangi pengeluaran kas yang sekiranya tidak perlu dilakukan.
-          Melakukan permalan kas agar kas yang keluar dan masuk bisa diperkirakan.
-          Mengatur atau menjalankan kas yang tidak produktif dengan menjadikannya produktif dan terjadi perputaran kas.
-          Selalu menetapkan jumlah kas minimum dalam perusahaan.
Sehingga, untuk menjaga kas tetap efektif dalam perusahaan sangatlah mudah diterapkan. Perusahaan harus tahu kapan kas akan masuk atau keluar, membuat proyeksi perputaran kas, dan bagaimana kita mengatur keluar – masuknya kas dalam perusahaan agar dapat memaksimalkan laba dan dapat dipergunakan semestinya demi kelangsungan perusahaan.

Senin, 11 April 2011

MENGENAL INVESTASI EMAS

Selain untuk memenuhi tugas mata kuliah financial planning saya menulis blog tentang investasi karena terinspirasi dari salah satu drama yang mengisahkan tentang hidupnya. Di salah satu bagian dari cerita ditunjukkan ada sebuah keluarga yang melakukan investasi untuk masa tua dengan istri dan anaknya. Investasi yang dipilih adalah investasi dalam bentuk emas batangan. Hal ini lah yang membuat saya tertarik dan ingin mengetahui lebih dalam mengenai investasi emas.
Di zaman ini untuk bisa menikmati hidup yang berkecukupan dan terjamin di masa yang akan datang terasa sulit dicapai. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mengenal, mempelajari, dan menerapkan adanya menejemen keuangan. Sebenarnya, ada banyak hal yang dapat kita manfaatkan sebagai dasar untuk mencukupi kebutuhan kita di masa kini dan mendatang, kita harus bisa menginvestasikan kekayaan kita untuk masa tua kita. Perencanaan investasi merupakan bagian dari perencanaan keuangan. Tujuan utama dari melakukan kegiatan beinvestasi adalah memperoleh return yang mana merupakan balasan atas resiko yang harus ditanggung. Banyak cara yang biasa dipilih sebagai sarana untuk berinvestasi misalnya deposito,reksadana,property,dan salah satu yang menarik  adalah investasi emas. Terkadang banyak orang yang mengangap investasi emas merupakan investasi tradisional namun sebenarnya banyak sekali yang bisa kita dapatkan dari beinvestasi emas.
Adapun bentuk – bentuk investasi emas diantaranya emas batangan,emas koin, emas dalam bentuk perhiasan, danareksa emas, bergabung dalam saham di pertambangan emas, dan masih banyak lagi. Investasi emas sebenarnya sudah umum diketahui oleh khalayak banyak. Kebanyakan orang yang menginvestasikan hartanya dalam bentuk emas perhiasan sekaligus sebagai life style, namun tak sedikit juga orang yang berinvestasi dalam bentuk emas batangan. Hal ini dikarenakan karena harga emas yang stabil serta adanya nilai jual yang sangat tinggi. Biasanya orang yang menginvestasikan hartanya dalam bentuk emas batangan memiliki orientasi investasi yang menitik beratkan pendapatan yang akan diperoleh dalam jangka waktu ke depan.
Emas bisa dikatakan sebagai aset yang likuid dan memiliki nilai jual kembali yang baik. Selain itu, dengan berinvestasi emas kita tidak perlu khawatir seperti kita khawatir jika kita menyimpan uang jika sedang terjadi inflasi tinggi. Inflasi adalah peristiwa dimana harga barang naik sebenanya bukan harga barang yang naik melainkan nilai uang kita yang semakin turun. Sedangkan apabila kita berinvestasi emas kita tidak perlu khawatir karena semakin tingi tingkat inflasi semakin tinggi juga harga jual emas tersebut. Keuntungan lainnya dari investasi emas adalah harganya dipatok dalam US Dollar, sehingga bila terjadi kenaikan maka kita akan mendapat banyak keuntungan.
Selain keuntungan yang telah dijelaskan di atas, ada juga kelemahan dari investasi emas (emas koin atau batangan) adalah kita harus menjaganya dengan sangat ekstra hati – hati. Kecacatan sedikit pun yang terjadi pada emas akan sulit diperbaiki dan mempengaruhi nilai jualnya. Namun untuk meminimalisir itu semua kini ada beberapa bank yang memberikan layanan atau fasilitas penyimpanan emas.
Sedangkan untuk investasi yang berupa danareksa emas dan penanaman saham pada pertambangan emas kita harus benar – benar menmperhatikan dan menghitung beberapa variabel seperti biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih yang ada dalam perusahaan.
Menurut buku Financial Planning Standards Boards, dalam berinvestasi terdapat resiko sistematik dan non-sistematik. Nah, resiko yang juga mungkin muncul dalam investasi emas adalah resiko sistematik yaitu resiko yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti perubahan ekonomi, politik, sosiologi, perang,inflasi dan kejadian lain yang dapat mengakibatkan turunnya nilai US Dollar. Namun, seperti yang kita ketahui menurunnya dollar sangatlah jarang sekali.
                Orang – orang yang berinvestasi emas biasanya tergolong invenstor moderat yakni invenstor yang memiliki tingkat toleransi resiko tinggi asalkan return yang didapatkannya sama atau seimbang. Selain itu, mereka juga berorientasi pada pendapatan yang akan diperoleh di masa depan ketika mereka dapat menjual kembali emas tersebut dengan harga yang diinginkannya.
                Nah, demikianlah uraian singkat mengenai investasi emas. Tidak ada salahnya untuk merencanakan investasi demi masa depan yang cerah dan lebih baik melalui investasi emas.